Polisi Bertindak

Sepak Bola

Culture

Beritaline.com,AFF -Dalam laga Grup A Piala AFF 2016, Timnas Indonesia harus bekerja keras pada lanjutan pertandingan, Selasa (22/11), nanti. Sebab, Boas cs harus menelan pil pahit setelah dikalahkan oleh Thailand dengan skor 2:4. Gol Thailand berawal datangnya bola di sisi kiri pertahanan Indonesia. Basna yang seharusnya dapat mengamankan, justru tidak dapat mengontrol bola dengan baik sehingga lepas dari kakinya. Bola itu berhasil direbut oleh penyerang Thailand, Teerasil Dangda, lalu dioper ke Pheeraphat Notchaiya yang berdiri kosong di sisi kanan. Dengan mudahnya bola diceploskan ke gawang Indonesia melalui tendangan voli.Tertinggal 0-1, Indonesia berusaha mengejar ketertinggalan. Beberapa peluang tercipta melalui Boaz Solossa, Andik Vermansyah, dan Stefano Lilipaly. Thailand memperbesar jarak dengan kembali mencetak gol di menit 36. Gol berawal dari aksi Chanatip yang sukses melewati beberapa pemain Indonesia, kemudian mengirimkan bola ke pertahanan Indonesia. Lagi-lagi Basna tidak bisa mengendalikan bola, dan direbut oleh Teerasil, kemudian ditendangnya ke gawang Indonesia, skor 0-2 untuk Thailand bertahan hingga pluit babak pertama berakhir. Di babak kedua, Indonesia mencoba mengejar ketertinggalannya, melalui tandukan Boaz Salosa, Timnas Garuda akhirnya mampu memperkecil kekalahan pada menit ke 53, skor pun berubah menjadi 1:2. Semangat tempur Timnas Garuda tidak sampai disitu, serangan demi serangan terus dilakukan, hingga pada menit berikutnya, Indonesia mampu menyamakan kedudukan 2:2. Gol kedua untuk indonesiapun tercipta melalui tandukan Lerby Eliandry yang menyambut umpan lambung Beny Wahyudi di sisi kiri pertahanan Thailand. Berhasil menyamakan kedudukan, Indonesia semakin bernafsu melakukan serangan. Apes, justru di menit 79, Thailand kembali unggul melalui gol Teerasil Dangda, melalui tendangan keras dari luar kotak pinalti. Untuk mempertajam serangan, pelatih Alfred Riedl memasukkan penyerang muda, Evan Dimas dan Zulham Zamrun menggantikan Andik dan Lerby. Namun, kiper Thailand berhasil menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Teerasil kembali menunjukkan kapasitanya sebagai pencetak gol di kawasan Asia Tenggara. Di menit 90 dia mencetak gol kembali, sehingga kedudukan 2-4 di akhir pertandingan. Sementara itu, usai pertandingan, Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl mengatakan, kekalahan dari Thailand memperberat peluang Indonesia. Di laga berikutnya, Indonesia akan menghadapi tuan rumah Filipina. “Filipina adalah lawan yang berat bagi kami. Status mereka diuntungkan sebagai tuan rumah,” kata Riedl. Tidak ingin tersingkir dari perebutan gelar juara, Riedl memastikan akan memerintahkan seluruh pemain untuk bermain mati-matian.(Bet)
Beritaline.com, TUKAR - Peringatan bagi Anda pelanggan minimarket, agar lebih berhati-hati saat membayar barang belanjaan menggunakan kartu debit. Di Alfamart Kembangan, Jakarta Barat, seorang karyawan nekat menukar kartu ATM milik pelanggan dengan yang palsu.

 Pelaku yang berinisial YA (20), menguras isi rekening milik pelanggan bernama Rifa Yulianti senilai RP 2,2 juta. Kasubag Humas Polres Jakbar, Kompol Herru Julianto mengatakan, pelaku menggunakan uang itu untuk memperbaiki sepeda motornya.

 “Pelaku memakai uang Rp 1,5 juta untuk membeli suku cadang motornya, karena yang lama sudah rusak,” jelas Herru, Senin (15/8/2016). Lanjut Herru, pihaknya saat ini tengah menyelidiki kemungkinan ada korban lain yang kartu ATM-nya ditukar. Kasus ini terjadi ketika Rifa membayar belanjaannya menggunakan debit kartu ATM BCA di Alfamart, Meruya Selatan II, Kembangan, Jakbar, pada Senin (25/7) lalu.

Saat itu, pelaku bertugas sebagai kasir. Saat korban lengah, pelaku menukar kartu ATM dengan kartu palsu yang sudah disiapkan. Dari hasil penyelidikan, YA ditangkap di tempat kerjanya, Jumat (12/8) kemarin. Dia ditangkap masih mengenakan seragam Alfamart. Akibat perbuatannya, YA dijerat dengan Pasal 363 KUHP yang hukumannya 7 tahun penjara.(Telingamata.com
Beritaline.com,KARIER -  Manajer ArsenalArsene Wenger, mengatakan bahwa ia tidak akan membuat keputusan terkait masa depannya hingga akhir musim ini.

Bos Prancis, yang akan merayakan 20 tahun karirnya di The Gunnerspada September nanti, masih punya satu tahun tersisa di kontraknya sekarang.

Wenger belum lama ini mengakui bahwa ia 'takut' pada hari di mana ia nantinya akan pensiun dari dunia manajerial.

Sosok berusia 66 tahun, yang mendapat banyak kritik dari suporter musim lalu, sempat dikaitkan dengan jabatan sebagai manajer Inggris, sebelum Sam Allardyce ditunjuk dan ia mengatakan tidak ingin menangani tim nasional untuk saat ini.

"Kontrak saya akan berlaku hingga akhir musim," tutur Wenger padaBBC. "Apa yang akan saya lakukan setelahnya bakal tergantung pada bagaimana musim ini berjalan, namun saya tidak akan bisa menangani Inggris dan Sam Allardyce dikontrak dua tahun, jadi pertanyaan tersebut tidak lagi tepat untuk diajukan saat ini."

Wenger sudah memenangkan tiga trofi Premier League dan enam Piala FA selama menangani Arsenal. (bbc/bolanet/)
Beritaline.com, IBU MUDA - Ibu rumah tangga hamil  7 bulan Yusnita,19, tewas bersimbah darah di rumah ibu kandungnya di Kampung Lembur Gede, Desa Jatiragas,  Jatisari, Karawang, Kamis (11/8).
“Warga berdatangan kemudian melapor ke polisi,“ ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, Kamis pagi. Menurut dia, peristiwa naas yang menimpa korban berlangsung Rabu (10/8) malam.
Kejadian itu diketahui saat Yanti, ibu kandungnya, usai membeli cilok rasa ikan, menjerit histeris ketika melihat anaknya sudah terbujur kaku di atas  kursi panjang di rumahnya. Yanti kaget lantaran anaknya sudah tergelatak bersdimbah darah.
Ia pun menjerit histeris dan minta tolong. Warga berdatangan, termasuk tim Inafis dari Polres Karawang. “Hasil identifikasi ada luka bacok  serius pada tubuh korban, diantaranya di bagian kepala, lengan dan jari tangan yang nyaris pustus. Luka diduga sabetan senjata tajam,“ papar Yusri Yunus.
Kini, tujuh warga satu di antaranya Mustofa, suami korban menjalani pemeriksaan  di Polres Karawang.
Setelah melalukan pemeriksaan, tim inafis mengevakuasi mayat korban ke RS Umum Karawang untuk dilakukan autopsi. Terkait kasus ini, lanjut Kabid, penyidik di Polres Karawang memeriksa tujuh saksi, satu diantaranya suami korban.
“Siapa pelaku, dan apa motifnya kami masih melakukan penyelidikan. Yang jelas korban dibunuh saat ditinggal ibunya  membeli cilok,“ pungkas Kabid(Poskota)
Beritaline, DUKUNGAN - Direktur Riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris mengatakan bahwa Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) menikmati terpilihnya Setyo Novanto (Setnov) menjadi ketua umum Partai Golkar. Alasannya, mantan Ketua DPR tersebut dinilai sebagai sosok yang kontroversial, tak luput dari salah.
"Justru saya ingin mengatakan bahwa pemerintahan Jokowi menikmati terpilihnya Novanto. Sebab ketua umum bermasalah mudah dijinakkan. Artinya, kalau macam-macam kasus-kasusnya akan diungkap, baik kasus etik dan hukum," kata Haris di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya Nomor 62, Jakarta Pusat, Rabu 18 Mei 2016.
Meski Setnov menegaskan bahwa partai berlambang Beringin tersebut akan bergabung dengan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Akan tetapi, lanjut Haris tak menjamin bahwa Jokowi akan bersedia membagi jatah kabinet menterinya.
"Itu kan tergantung Pak Jokowi, mau membagi jatah kabinet atau tidak. Sebab yang mau dibagi Pak Jokowi, bukan hanya Golkar, tetapi PAN (Partai Amanat Nasional) dan PPP (Partai Persatuan Pembangunan) yang mendukung. Apakah Jokowi mengambil jatah non-politik atau dari parpol pendukung, kita tak tahu," kata dia.
Menurutnya, jika Golkar bisa mendapatkan kursi kabinet, PAN semestinya juga harus mendapatkan hal yang sama. Terlebih jika reshuffle kabinet Jokowi sampai menyakiti parpol politik pendukung lama.
"Misalnya, jatah Nasdem dikurangi. Ini berpotensi menimbulkan ketegangan dan ketegangan berpotensi oposisi dan berpengaruh pada kinerja," ujar Haris.
Seperti diketahui, keputusan Golkar mendukung pemerintahan Jokowi-JK menjadi salah satu hasil Munaslub Golkar di Bali. Tak hanya itu, hasil dari Munaslub lainnya adalah target perolehan kursi Golkar di Pileg Pemilu 2019 dari yang sekarang hanya 14,75 persen menjadi 20 persen.  
Bahkan bukan saja mendukung, Golkar juga memutuskan untuk mengusung Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.(VIVA.co.id)
Beritaline.com, GUSUR - Dukungan datang dari berbagai elemen, seperti buruh, nelayan dan aktivis. Rizal dinilai sebagai antitesis calon petahana Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang doyang menggusur dan pro pengusaha hitam.

Pengamat kebijakan publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah yakin kalau Rizal head to head dengan Ahok, maka Pilkada DKI tahun depan akan dimenangkan Rizal.

"Saya yakin Rizal Ramli signifikan lawan Ahok," kata Amir kepada redaksi, Rabu (10/8).

Soal kekuatan politik, lanjut Amir, meskipun Rizal bukan orang partai, dia memiliki hubungan yang baik dengan semua parpol.



Beritaline.com,GUSUR-Di injury time, nama Rizal Ramli digadang-gadang sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta. Meski sebagai pendatang baru di konstelasi politik ibukota, dukungan kepada mantan Menko Kemaritiman itu terbilang deras.Ditambah, Rizal juga sudah punya tempat di hati masyarakat bawah. Selain para buruh, nelayan dan aktivis, Ruzal juga dengan dengan kalangan warga nahdliyin khususnya gusdurian.

Amir menambahkan, Rizal berpeluang dicalonkan Koalisi Kekeluargaan (PDIP, Gerindra, PKS, PPP, Demokrat, PKB dan PAN) yang sudah memunculkan tujuh kriteria bakal calon untuk lawan Ahok. Tujuh kriteria itu adalah arif, bijaksana, beradab, santun, beretika, bersih dan cerdas.

"Tujuh kriteria itu ada pada Rizal," tukas Amir, sambil berpesan Rizal juga harus melakukan kerja-kerja politik seperti menjalin komunikasi dengan Koalisi Kekeluargaan.(RMOL.CO)